Berita :: Bappeda Prov. Sumsel

PREDIKSI EKONOMI DAN RENCANA PENDAPATAN DAN BELANJA TAHUN ANGGARAN 2016

Dalam rangka penyusunan penyusunan program dan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016, diperlukan pembahasan tentang prediksi ekonomi makro serta rencana pendapatan dan belanja. Untuk itulah Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan rapat untuk mengetahui kondisi ekonomi makro berserta rencana pendapatan dan belanja.

 

Rapat Prediksi Ekonomi Makro dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Mukti Sulaiman, SH, M.Hum di ruang rapat Setda Provinis Sumatera Selatan, Kamis 26 Februari 2015. Rapat ini dihadiri oleh Asisten II, Ir.H.Ruslan Bahri,MT; Asisten IV Drs.H.Joko Imam Sentosa,MM; Staf ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Dra. Hj. Septiana, Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Syahrir Zaman, SE, MM, Dinas Pendapatan, Kepala Biro Perekonomian, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Perwakilan Bank Indonesia, Bapak Juli Budi. W, Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan Puji A.K. serta dari Universitas Sriwijaya Ibu Riswani.

 

Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, DR. Ekowati Retnaningsih, SKM.,M.Kes, dalam paparannya menyampaikan bahwa jika masih menggunakan pola "business as usual" maka, kemungkinan pertumbuhan ekonomi akan linear saja. Untuk itu diperlukan terobosan-terobasan untuk mempercepat laju pertumbuhan. Terkait dengan kondisi perekonomian tahun 2016, diperkirakan akan membaik hal ini didukung oleh perkembangan ekonomi dunia yang mulai bergerak ke arah yang lebih baik. Bagi sumatera Selatan faktor eksternal yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi adalah harga minyak, harga batubara acuan dan harga karet, sementara faktor internal yang dapat berpengaruh adalah faktor musim. Namun demikian kebijakan pemerintah terkait dengan kedaulatan pangan diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan perekonomian di Sumatera Selatan.

 

Sementara Bapak Juli dari BI mengatakan, perhitungan yang dikeluarkan BI cenderung konservatif dengan berdasarkan informasi yang ada, tahun 2016 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan mencapai 5,5% - 6,0%, angka ini bisa meningkat jika faktor pendorongnya bisa bergerak lebih baik, yaitu investasi (jalan tol, kereta api). Sementara BPS Sumsel, mengingatkan agar pemerintah juga memperhatikan proses distribusi jangan hanya produksi serta hal-hal yang terkait dengan masalah sosial.

 

Usai membahas prediksi makro ekonomi, rapat dilanjutkan dengan membahas rencana pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran tahun 2016. Dalam kesempatan itu Ketua TAPD Provinsi Sumatera Selatan, mengharapkan agar Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan dapat melakukan analisa yang akurat terkait potensi pendapatan serta evaluasi realisasi pendapatan dari setiap sektor.


 

27 Februari 2015 12:19:07 WIB Bappeda Terkini

© 2017 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan