Berita :: Bappeda Prov. Sumsel

KEK TAA Tunggu Pembebasan 273 Hektar

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, telah membentuk Tim 9 untuk membebaskan lahan seluas 273 hektar di Tanjung Api Api (TAA) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK. Namun hal ini baru akan terealisasi tahun 2015 nanti. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, Permana mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah menganggarkan dana besar untuk pembebasan lahan dan baru akan cair di tahun anggaran 2015.

"Setelah pembebasan lahan sudah dilakukan barulah bisa dibangun industri-industri oleh para investor," katanya kepada wartawan usai Bimtek Penyelidikan Anti Dumping di Hotel Aryaduta, Kamis (23/10/2014).

Ia menjelaskan, Tim 9 terdiri dari Badan Pertanahan, Bappeda, Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Petugas Lapangan dan Juru Ukur serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin yang juga sebagai koordinator. Untuk pembebasan lahan seluas 273 hektar, Permana menambahkan bahwa anggaran sudah dialokasikan sebesar R50 miliar yang akan dicairkan pada tahun depan dan dipegang oleh Disperindag Sumsel.

"Untuk mengembangkan KEK pada tahun 2015, kami menginventarisir pembebasan lahan yang diperuntukkan sebagai KEK sebagai tindak lanjut dari peraturan pemerintah. Dengan begitu investor bisa melirik dan menyatakan minat untuk mengembangkan daerah di sana," ujarnya.

Pemerintah telah menyiapkan lahan KEK TAA seluas 2.030 hektar. Pembagiannya untuk pemukiman seluas 24 hektar, sawah tumpang sari dan kelapa 123 hektar, kebun kelapa dalam 1.644 hektar dan semak belukar mencapai luas 239 hektar.

 

palembang.tribunnews.com

24 Oktober 2014 11:03:51 WIB Info Publik

© 2017 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan