Berita :: Bappeda Prov. Sumsel

Alex Noerdin Nilai MTQ Internasional di Palembang Berjalan Sukses

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional yang digelar sejak tiga hari lalu di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC) telah usai. Sebanyak 82 peserta dari 40 negara telah menampilkan yang terbaik dalam perlombaan membaca ayat-ayat suci Al Quran dengan irama (Tilawah) dan hafalannya (Tahfiz).

Selama penyelenggaraan, para peserta mengakui tak ada kendala yang mereka hadapi. Baik itu dari sisi akomodasi, transportasi, pelayanan panitia penyelenggara Liaison Officer (LO) hingga pertunjukkan di atas panggung. Beberapa peserta mengungkapkan kesan baiknya kepada Sripo.

"Tidak ada kendala yang saya alami selama MTQ di sini. Orang-orang Palembang sangat baik dan ramah. Mereka menyambut dengan senang hati, saya pun merasa demikian. Insha Allah semuanya lancar dan sukses," kata Nanjala Shubaiah, Sabtu (27/9).

Senada disampaikan oleh rekan senegara Nanjala. Yusuf Mubiru yang tampil di cabang Tahfiz ini menungkapkan, dirinya begitu senang berada di Kota Palembang mengikuti MTQ Internasional. Ia menganggap kompetisi umat Islam dengan cara positif seperti MTQ membuatnya semakin bersemangat.

"Saya senang mengikuti MTQ. Saya begitu menikmatinya, berpartisipasi dan berusaha tampil menjadi lebih baik. Orang-orang di sini begitu baik. Dan menurut saya, penyelenggaraan acara berakhir dengan sukses. Saya tidak punya komentar apa-apa selain hal positif," paparnya.

Omar Nachit peserta dari Maroko merasakan hal yang sama. "MTQ bagus. Tidak ada kekurangan dalam penyelenggaraan. Saya merasa senang karena orang di sini baik dan ramah, sehingga kami bisa lebih semangat untuk tampil," ucapnya.

Menurut Michen Monfort Bernard, ayah kandung dan pendamping peserta dari Belgia, perlombaan MTQ Internasional diikuti oleh banyak negara yang membuat kontingennya bersemangat selama acara. Monfort mengaku senang karena sambutan tuan rumah dan panitia yang begitu hangat.

"Persiapan panitia penyelenggara maksimal. Mereka telah memikirkan apa yang diinginkan peserta dari berbagai negara. Seperti podium mengaji para peserta yang terbuat dari kaca dan tertutup rapat, sehingga tidak terganggu oleh suara dari luar," ujar ayah kandung peserta Tilawah bernama Yasminah Monfort ini.

Namun Monfort menyarankan panitia penyelenggara untuk mengamankan tempat peserta yang berada di seberang panggung. Karena menurutnya selama acara, banyak pihak yang tidak berkepentingan berada di sana. "Mungkin itu sedikti saran untuk penyelenggaraan yang lebih baik lagi ke depan," tambahnya.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, menyampaikan hal yang sama. Ia mengaku mendapat laporan yang baik atas penyelenggaraan MTQ Internasional. Alex pun menjanjikan acara serupa dua atau tiga tahun lagi di Sumsel, menjelang Asian Games 2018 di Kota Palembang.

"Mulai dari peserta hingga Dewan Hakim dari nasional maupun enam negara lain puas atas penyelenggaraan ini. Kepada semua yang telribat saya sampaikan terima kasih atas kerja samanya menyukseskan MTQ Internasional. Barangkali tiga tahun lagi kita adakan, kalau Convention Center di Jakabaring selesai. Jadi lebih modern dengan peserta lebih banyak," tukasnya.

http://palembang.tribunnews.com

29 September 2014 08:53:53 WIB Info Publik

© 2017 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan