Berita :: Bappeda Prov. Sumsel

Pemprov Maksimalkan Mutu Komoditi Ekspor Sumsel

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memaksimalkan peningkatan mutu komoditi ekspor karena sekarang ini persaingan semakin ketat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sumsel, Permana usai sosialisasi anti dumping di Palembang, Kamis, mengatakan, mutu komoditi yang diekspor masih kurang dibandingkan yang dihasilkan dari negara lain sehingga harganya lebih rendah.

Untuk komiditi unggulan diluar Migas seperti karet dan CPO pesaing cukup besar sehingga penerima mengutamakan kualitas, katanya.

Bahkan, sekarang CPO dan karet dari luar negeri lebih murah dan berkualitas sehingga itu menjadi ancaman bagi petani dalam negeri.

Bukan itu saja, tetapi saat ini harga jual karet sangat rendah, katanya tanpa menyebutkan harga dimaksud.

Hal itu harusnya diproteksi dengan baik oleh semua pihak, baik pemerintah, eksportir maupun petani, ujarnya.

Jadi, pihaknya terus berusaha supaya jangan sampai barang yang dikirim kalah bersaing dan itu salah satunya melalui peningkatan mutu.

Selain CPO dan karet ada juga hasil kerajinan yang perlu diproteksi yakni tenun songket.

Menurut dia, saat ini di Tiongkok sudah mulai membuat tenun songket yang dilakukan secara printing.

Oleh karena itu, pihaknya terus memaksimalkan mutu komoditi barang yang akan dikirim ke luar negeri tersebut supaya harganya semakin tinggi, ucapnya.

Selain itu, pihaknya mengharapkan peran serta dari Kementerian Perdagangan dan Pertanian agar mampu menciptakan diplomasi dagang yang lebih terarah untuk melindungi konsumen dan produsen dalam negeri, katanya.

 

www.antarasumsel.com

24 Oktober 2014 08:34:22 WIB Seputar Sumsel

© 2017 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan