Bappeda Sumsel Dorong Akselerasi Investasi dan Hilirisasi Potensi Unggulan Daerah

Palembang, Kamis, 22 Oktober 2026 — Bappeda Provinsi Sumatera Selatan mendorong penguatan sinkronisasi kebijakan pembangunan dan pengembangan potensi unggulan daerah guna mempercepat investasi serta meningkatkan nilai tambah komoditas melalui hilirisasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Sumsel, Hari Wibawa, S.P., M.M., yang hadir sebagai narasumber mewakili Plt. Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Dody Eko Prasetyo, S.T., M.T., dalam Forum Strategi Investasi dan Hilirisasi Sumatera Selatan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (22/10).

Forum yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Selatan tersebut mengangkat tema “Akselerasi Investasi Sumatera Selatan melalui Pemetaan Potensi Unggulan dan Penguatan Hilirisasi Daerah”.

Dalam kegiatan tersebut, Hari Wibawa menyampaikan materi bertajuk “Arah Kebijakan Pembangunan dan Sinkronisasi Prioritas Pengembangan Potensi Investasi Daerah di Sumatera Selatan”. Materi ini menyoroti pentingnya menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan strategi pengembangan investasi agar potensi ekonomi Sumatera Selatan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pemetaan potensi unggulan daerah menjadi salah satu langkah penting dalam mengidentifikasi peluang investasi yang sesuai dengan karakteristik dan sumber daya lokal. Melalui pemetaan yang terarah, pengembangan investasi diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan nilai investasi, tetapi juga mendorong pengolahan komoditas unggulan menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi.

Hilirisasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur perekonomian daerah. Pengembangan kegiatan pengolahan di dalam daerah berpotensi meningkatkan nilai tambah produk, memperluas kesempatan kerja, memperkuat keterkaitan antarsektor ekonomi, serta membuka peluang tumbuhnya industri pendukung.

Untuk mendukung upaya tersebut, diperlukan sinkronisasi kebijakan dan prioritas pembangunan antarpemangku kepentingan, baik dalam perencanaan program, pengembangan infrastruktur pendukung, maupun penciptaan iklim investasi yang kondusif. Koordinasi lintas sektor juga penting agar promosi potensi investasi dapat berjalan searah dengan kebutuhan dan sasaran pembangunan daerah.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara perangkat daerah dan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi unggulan Sumatera Selatan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan investasi, memperkuat hilirisasi komoditas, serta meningkatkan daya saing perekonomian daerah.

Dengan perencanaan yang terintegrasi dan pengembangan investasi yang berorientasi pada nilai tambah, Sumatera Selatan diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat secara berkelanjutan.