PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus menggenjot program percepatan inklusi keuangan di daerah. Terkini, inovasi unggulan bertajuk Program Strategis 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan tengah memasuki tahap penilaian lapangan (Outside Assessment) dalam ajang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2026, pada Kamis (6/8/2026).
Bertempat di PT. Kalpataru Tirta Kencana, kegiatan penilaian ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan, Hari Wibawa, SP., MM. Agenda outside assessment ini menjadi krusial karena bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif sejauh mana komitmen, inovasi, serta wujud nyata implementasi program percepatan akses keuangan di Bumi Sriwijaya.
Program 100.000 Sultan Muda sendiri merupakan terobosan strategis yang dirancang untuk membidik generasi milenial dan Gen Z. Lewat sinergi kuat antara pemerintah daerah, sektor industri jasa keuangan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, program ini diyakini mampu menjadi katalisator bagi tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru.
Fokus utamanya tidak sekadar memberikan bantuan, melainkan melahirkan generasi muda yang memiliki kecakapan finansial mumpuni, berjiwa kewirausahaan tinggi, serta memiliki akses yang lebih mudah dan luas terhadap berbagai layanan keuangan formal.
Ke depan, inisiatif ini tidak hanya diproyeksikan untuk meraih prestasi di kancah nasional melalui TPAKD Award, tetapi juga menjadi bukti langkah konkret Pemprov Sumsel. Melalui lahirnya ‘Sultan-Sultan Muda’ ini, Sumatera Selatan optimis dapat mewujudkan ekosistem pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih inklusif, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

