BANDUNG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan transformasi ekonomi. Mewakili Plh. Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan, Hari Wibawa, SP., MM., menghadiri pertemuan krusial bertajuk “Validasi Hasil Konsultasi Nasional Penyusunan Peta Jalan Keterampilan untuk Transformasi Ekonomi” di Luxton Hotel, Bandung, pada 11-12 Juni 2026.
Dalam lawatan tersebut, Hari Wibawa didampingi oleh Penelaah Teknis Kebijakan, Dian Septialisa, S.Pi. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara ILO Indonesia melalui Proyek IKI JET bersama Universitas Indonesia.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memaparkan hasil lokakarya konsultasi nasional yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus utama agenda ini adalah melakukan verifikasi data dan informasi dari para pemangku kepentingan proyek yang mencakup dua wilayah strategis, yakni Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan.
Data yang terverifikasi dalam forum ini akan menjadi bahan masukan berharga bagi tim proyek untuk menyusun peta jalan (roadmap) keterampilan masa depan. Fokus pengembangan diarahkan pada tiga sektor ekonomi unggulan yang kini tengah berkembang pesat, yaitu sektor Pariwisata, Kopi, dan Minyak Sawit.
“Langkah ini sangat penting guna memetakan profil pekerjaan dan kebutuhan keterampilan yang relevan di masa depan. Dengan peta jalan ini, diharapkan transformasi ekonomi di Sumatera Selatan dapat didukung oleh tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar perwakilan Bappeda Sumsel.
Melalui sinergi ini, diharapkan lahir kebijakan berbasis data yang mampu mengintegrasikan sektor pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.

