Sinergi Pemprov Sumsel dan ILO: Siapkan Tenaga Kerja Hadapi Transformasi Ekonomi

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kini mengambil langkah strategis dalam menghadapi tantangan transisi energi. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah terus bersinergi dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Kerjasama ini bertujuan untuk menyusun Peta Jalan (Roadmap) Keterampilan guna mendukung transformasi ekonomi yang berkelanjutan. Selanjutnya, delegasi Sumsel menghadiri Lokakarya Konsultasi Nasional tersebut di Hotel Pullman Grand Central, Bandung, Kamis (7/5). Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan, Hari Wibawa, SP., MM., memimpin langsung delegasi tersebut. Selain itu, ia juga didampingi oleh Kasubbid Kesejahteraan Sosial, Wadil Muqoddas, SH., M.Si.

Mendukung Transisi Energi Berkeadilan

Lokakarya ini menjadi bagian penting dari dukungan ILO Indonesia melalui Proyek IKI JET (Just Energy Transition). Program tersebut secara khusus mendampingi Pemprov Sumatera Selatan dalam menavigasi perubahan struktur ekonomi. Oleh karena itu, proyek ini berfokus pada pergeseran sektor energi agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami merancang peta jalan ini sebagai panduan utama bagi para pemangku kepentingan. Tujuannya adalah agar kita bisa menyiapkan tenaga kerja kompeten yang mampu mengisi sektor-sektor ekonomi baru,” jelas Hari Wibawa di sela-sela kegiatan.

Strategi dan Target yang Jelas

Meskipun penyusunan dokumen ini terlihat teknis, namun fungsinya akan menjadi panduan taktis bagi Pemerintah Pusat maupun Daerah. Oleh sebab itu, ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama dalam pembahasan tersebut:

  • Mempertajam Peran Kelembagaan: Memperjelas fungsi setiap instansi agar proses transisi berjalan sinkron.

  • Menetapkan Target Terukur: Menentukan indikator keberhasilan yang jelas dalam penyerapan tenaga kerja.

  • Langkah Aksi Nyata: Merumuskan tindakan konkret untuk merespons dampak transformasi ekonomi pada pasar kerja lokal.

Pada akhirnya, melalui inisiatif ini, harapannya tenaga kerja di Sumatera Selatan mampu beradaptasi dengan cepat. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif mengisi peluang di sektor industri hijau. Selain sebagai panduan, peta jalan ini juga berfungsi sebagai pelindung sosial agar transisi ekonomi tetap menyejahterakan para pekerja.