Atasi Perlintasan Sebidang, Sumsel Usulkan Pembangunan Flyover Gunung Megang I ke Pusat

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memacu penguatan infrastruktur transportasi guna menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api. Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian PPN/Bappenas yang digelar secara virtual, Rabu (6/5), Pemprov Sumsel resmi mengajukan pembangunan Flyover Gunung Megang I sebagai proyek prioritas tahun 2026.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Sumsel, Ir. Rizal Hermansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa usulan ini merupakan langkah strategis untuk menghapus perlintasan sebidang (level crossing) yang selama ini kerap menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Hubungkan Kawasan Strategis
Proyek Flyover Gunung Megang I bukan sekadar urusan keselamatan jalan. Pembangunan ini dinilai memiliki peran vital dalam peta ekonomi regional. Dengan adanya jembatan layang ini, arus logistik dari kawasan industri menuju pusat kota dan destinasi wisata diharapkan tidak lagi terhambat oleh aktivitas perjalanan kereta api yang kian padat.
Dalam rapat tersebut, pihak Bappeda Sumsel memaparkan kesiapan dokumen pendukung untuk meyakinkan pemerintah pusat, di antaranya:

  • Studi Kelayakan (Feasibility Study) yang telah rampung.
  • Rancang Bangun Rinci (Detail Engineering Design).
  • Dokumen Lingkungan dan rencana penyediaan lahan.

Realisasi megaproyek ini dipastikan melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Pemkab Muara Enim, PT Kereta Api Indonesia (KAI), hingga kementerian terkait.

Sinkronisasi Pusat-Daerah
Pertemuan ini menjadi momentum sinkronisasi perencanaan agar pembangunan infrastruktur di daerah sejalan dengan visi nasional. Pemerintah berharap, integrasi ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan melalui sistem transportasi yang lebih aman, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Melalui usulan ini, wajah infrastruktur Sumsel diprediksi akan semakin modern, sekaligus memberikan jaminan keselamatan yang lebih baik bagi pengguna jalan di masa depan.