26.1 C
Palembang
Kamis, Januari 29, 2026

Susun RKPD 2027, Pemprov Sumsel Serap Aspirasi Publik lewat Forum Konsultasi

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi memulai tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal ini ditandai dengan dibukanya rapat Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., di Ruang Rapat Dapuntahyang, Kantor Bappeda Sumsel, Kamis (29/1).

Dalam arahannya, Sekda Edward Candra yang didampingi Plt. Kepala Bappeda Sumsel, Dody Eko Prasetyo, ST., MT., menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menentukan arah pembangunan Bumi Sriwijaya di masa depan.

Pelibatan Seluruh Elemen Masyarakat
Kegiatan ini merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, di mana penyusunan rancangan awal RKPD wajib melibatkan partisipasi publik. Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya dari Legislatif: Wakil Ketua III DPRD Prov. Sumsel, H. M. Ilyas Panji Alam, SH., SE., MM., MH. Dari para pakar: Fungsional Perencana Ahli Utama, Dr. Ir. H. Harrey Hadi, MS., sebagai narasumber. Dari peserta: Instansi vertikal, Bappeda dari 17 Kabupaten/Kota, akademisi, BUMN/BUMD, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bpk. Dr. (PHD) Bambang Pramono, Ombudsman RI Perwakilan Sumsel Bpk. M. Adrian Agustiansyah, SH. M.Hum, Kepala Kantor Wilayah DITJEN Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Bpk. Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., M.B.A, Ph.D. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ibu. Regina Ariyanti, ST, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Ogan Ilir ibu. Hj. Yusriani Emiyati, S.Si., M.T., organisasi profesi, hingga perwakilan mahasiswa dan tokoh agama.

Menghimpun Aspirasi untuk Pembangunan 2027
Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk memperoleh masukan serta saran penyempurnaan terhadap Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2027.
“Kami ingin menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat secara langsung terkait tujuan, sasaran, serta program pembangunan daerah agar tepat sasaran dan inklusif,” ujar Edward Candra di sela-sela rapat.

Melalui forum ini, Pemprov Sumsel berharap dapat menyusun dokumen perencanaan yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga responsif terhadap dinamika dan kebutuhan nyata masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Selatan.