Kepala Subbidang Prasarana Wilayah Dan Permukiman

Alhadi Kurniawan, S.T.

Adalah seorang pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subbidang Prasarana Wilayah dan Permukiman pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). Lahir di Palembang pada tahun 1979, beliau memulai kariernya sebagai CPNS pada Januari 2010 dan resmi diangkat menjadi PNS pada Desember 2011. Saat ini, beliau memegang pangkat Penata Tingkat I (III/d).

Sebagian besar perjalanan karier beliau dihabiskan di instansi Bappeda Provinsi Sumatera Selatan dengan fokus utama pada bidang infrastruktur dan kewilayahan. Sebelum dipercaya memimpin Subbidang Prasarana Wilayah dan Permukiman pada September 2023, beliau telah mengemban berbagai tugas fungsional, di antaranya sebagai Analis Perencanaan pada Subbidang Infrastruktur (2022–2023) serta Pengolah Bahan Pengembangan Permukiman (2014). Beliau juga pernah bertugas di luar Bappeda, yaitu pada Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2018.

Secara akademis, beliau memiliki latar belakang pendidikan teknik dengan gelar Sarjana (S-1) Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota yang diraih pada tahun 2007. Riwayat pendidikan formal beliau dimulai dari SD Yaktapena 2 Plaju (lulus 1991), SMP Negeri 2 Sindang (lulus 1995), hingga SMA Negeri 1 Indramayu (lulus 1998).

Kompetensi profesionalnya terus diperkuat melalui berbagai pelatihan teknis spesifik yang relevan dengan bidang perencanaan wilayah, antara lain: Diklat Fungsional Perencana Pertama yang diselenggarakan oleh PPN/Bappenas pada tahun 2017. Seminar Nasional Mewujudkan Kota Ramah Air terkait tantangan dan peluang perencanaan infrastruktur wilayah bersama Kementerian PUPR (2023). Pelatihan mengenai Pola Spasial dan Analisis Keberlanjutan Pembangunan (2023). Bimbingan teknis pendalaman indikator sasaran visi dan 45 indikator utama pembangunan RPJPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025-2045.

Rekam jejak kinerjanya menunjukkan konsistensi yang baik dengan predikat hasil kinerja Sesuai Ekspektasi dan kuadran kinerja Baik selama tiga tahun terakhir (2022–2024).