Berita :: Bappeda Prov. Sumsel

Lanjutan Pelatihan Teknis Entry Program/Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan pada Aplikasi SIGertak TA 2018 dan 2019

Palembang - Palembang, 2 April 2019 Bappeda Provinsi SUamtera Selatan melalui Bidang Pemerintahan Kesos dan Kesra melanjutkan pelatihan teknis entry program/kegiatan penanggulangan kemiskinan pada aplikasi SiGertak Tahun Anggaran 2018 dan 2019 yang telah berlangsung sejak kemarin (Senin 1 April 2019) di Ruang Rapat Dapunta Hyang Bappeda Provinsi Sumatera Selatan pukul 09.00 Selasa 2 April 2019.

Rapat dipimpin oleh Kabid Pemerintahan, Kesos dan Kesra, Joni Awaludin, SE, MT, MA mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, DR. Ekowati retnaningsih, SKM., M.Kes dan dihadiri oleh Bappeda serta Dinas Sosial 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan.

Pemaparan oleh Bappeda Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini Joni Awaludin memaparkan terkait; Aplikasi SIGertak merupakan tools yang dapat digunakan sebagai alat evaluasi program kemiskinan yang dilaksanakan seluruh stakeholders di Sumsel, Tahun 2019, Bappeda telah mengembangkan aplikasi SIGertak menjadi SIGertak+, Keunggulan SiGertak+ yaitu telah terintegrasi dengan Kabupaten/Kota dan telah ditambahkan data foto si penerima manfaat (by name by address by picture), Dengan aplikasi SIGertak+ kita dapat mengetahui lokasi dan penerima manfaat yang tepat sasaran, Dua poin penting dalam SIGertak+ yaitu data BDT dan program/kegiatan penanggulangan kemiskinan di Sumsel, serta Bappeda telah mengirimkan Surat Edaran Gubernur untuk menginput program/kegiatan dalam aplikasi SIGertak dan melakukan verivali data di Kabupaten/Kota.

Pemaparan oleh Pak Irwan terkait; Dalam aplikasi SIGertak+ dapat dilihat dua poin penting, yaitu 1) Data BDT di seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel, dan 2) Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh seluruh stakeholders. Ada sekitar 95 variabel data BDTdalam aplikasi SIGertak+ antara lain status kesejahteraan, status kepemilikan tempat tinggal, jenis lantai, jenis dinding, jenis atap, sumber air minum, kepemilikan lahan dan sebagainya.

Masing-masing variabel tersebut dapat dilihat detil per Kabupaten. Misalnya kita ingin melihat sumber air minum di Sumsel, klik sumber air minum, kemudian muncul peta sebaran sumber air minum (air kemasan bermerk, air isi ulang, ledeng, sumur bor, sumur terlindungi, air sungai/danau/waduk atau air hujan) di Sumsel. Dalam peta Sumsel dapat dilihat lebih detil lagi dengan cara mengklik nama Kabupaten, Kecamatan dan Desa dimaksud.

Dalam aplikasi ini kita juga dapat melihat data penduduk miskin yang masuk dalam BDT serta riwayat bantuan yang pernah diterima.Target penanggulangan dalam SIGertak+ yaitu individu tidak bekerja; individu tidak bersekolah, individu menderita cacat, RT dengan rumah tidak layak huni, RT dengan  dan sebagainya.

Untuk melihat kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD buka halaman beranda SIGertak+ kemudian klik peta Kabupaten/Kota yang ingin dilihat. Misalnya Palembang, klik lihat data kegiatan untuk semua data BDT. Warna merah menunjukkan alokasi anggaran yang semakin rendah sedangkan warna paling hijau menunjukkan semakin banyak anggaran OPD yang dialokasikan. Untuk melihat lebih detil lagi, dapat diklik data Kecamatan dan Desa dimaksud.

Membuat akun untuk OPD di Kab/Kota, Klik pengaturan, edit, tambahkan username OPD di Kab/Kota dan password. OPD Kab/Kota menginput program/kegiatan kemiskinan, kemudian di acc oleh Bappeda Kab/Kota dan di terima oleh TKPK Provinsi. Proses input yaitu program/kegiatan yang diinput oleh OPD Kab/Kota. Program/kegiatan yg masih dalam proses input hanya bisa dilihat oleh OPD Kab/Kota. Validasi TKPK yaitu proses Bappeda Kab/Kota mengirimkan data ke TKPK Provinsi. *Bappeda.SS

02 April 2019 17:20:40 WIB Berita Terkini

© 2017 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan